Triple Screen Trading Strategy

TST atau Triple Screen Trading pertama kali diciptakan pada tahun 1985. Strategi itu menggunakan 3 Time Frame yang berbeda waktunya untuk menganalisis pergerakan harga yang sebenarnya. Sinyal posisi yang lulus saat melewati 3 tes dianggap memiliki probabilitas tertinggi untuk mendapatkan keuntungan. Charles Dow, penemu Dow Teory mengatakan bahwa ada 3 jenis trend. Long Term Trend dapat bertahan tahunan, Intermediate Trend akan bertahan bulanan, dan Short Term Trend bertahan mingguan. Masing-masing bisa diwakili oleh Tide (ombak besar), Waves (ombak kecil) dan Riple (Riak). Demikian juga pada TST, Screen pertama akan mewakili Long Term Trend (TIDES), Screen kedua mewakili Intermediate Trend (WAVES) dan yang terakhir (ketiga) mewakili Short Term Trend (RIPLE). Screen pertama dan kedua saling meyakinkan sedangkan screen ketiga digunakan untuk mengambil posisi yang terbaik (saat breakout terjadi).